Rabu, 30 Maret 2011

Tiga bulan empat belas jam


oleh Yayank Gie pada 03 Oktober 2010 jam 3:59
Adakalanya sendiri itu menerkam jiwa.memaksa menatap apapun yg tengadah apapun yg da dihadapnya,benci,luka,marah.satu persatu luluh membentuk guratan baru,'kebimbangan'.manusia dan bimbang,manusia dan angin.tak tercerai hingga usang waktu.seperti yg kualami tiga bulan empat belas jam,bimbang memakan kewarasanku.membuyarkan pikir yg berporos utk sebuah pengorbanan.bimbang dlm semiliran angin,terlebih ketika kehadiranmu yg pasti waktu lalu.namun ketetapan hatimu yg dusta saat ini.tak ada yg tersisa dr smua rasa yg kau beri.aku pucat tak berwarna dlm tatapanmu.darahku ungu.mataku kelabu.mulutku bisu.lidahku menggerutu mencaci maki kenyataan.'apakah kau benar benar menyakitiku?'.sungguh,pertanyaan pd gurun yg tak kenal batas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar