oleh Yayank Gie pada 03 Oktober 2010 jam 4:12
Dan kenyataan adlah hakim yg paling bijaksana.menyisakan jawaban yg tak tertanggung ditempatnya.dan ia kembali menjadi bangkai segar saat kau melemparkan boh0ng dihalamannya.kenyataan palsu.kenyataan abu abu.mataku keliru membaca langit.karena mataku kau pasangi tautan dr perjalanan busuk.mataku kacau ketika menghitung bintang.karena telah kau pasangi mantra tanpa suhu.mataku hilang ditempatnya,karena kau mencuri jalanku.mataku busuk didermaga.karna kau hempas diantara karang.mataku hilang.jalanku runyam,mataku terseret arus kenegri seberang.mataku sampah disana.aku merasakannya.ketika kukecup bibir dinginmu beraroma bangkai.mataku kembali,dari kedua matamu yg membagi,menjadi saksi untk mataku.matamu diwajahku.menceritakan kesakitan sebelum kematian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar